Minggu, 27 September 2026
Lifestyle 7 menit baca

Beauty World Executive Clinic Growth Summit 2026 Dorong Klinik Aesthetic Indonesia Naik Level: Dari Clinical Excellence hingga AI-Powered Growth

- Industri aesthetic, dermatology, anti-aging, dan regenerative medicine di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap personal appearance, skin health, preventive treatment, dan healthy aging.
Foto.Dok istimewa

Salah satu pembahasan utama dalam summit ini adalah bagaimana teknologi dapat mengubah cara dokter melakukan konsultasi dan membangun patient trust. Dr. Lau Kian Hong (Edmond) akan membawakan sesi “Clinical Integration of Three-Dimensional Skin Analysis for Patient-Engaged Dermatology and Aesthetic Care”, yang membahas perkembangan teknologi 3D Skin Analysis dan bagaimana visual data dapat membantu dokter memahami kondisi kulit pasien secara lebih komprehensif.

“The future of aesthetic consultation is moving from subjective assessment toward a more data-driven and patient-engaged approach. When patients can clearly see and understand their skin condition through visual data, the consultation becomes more transparent, personalized, and meaningful.” — Dr. Lau Kian Hong (Edmond), Representative Meicet

Integrasi skin analysis dengan treatment recommendation juga dapat membantu dokter membangun komunikasi yang lebih evidence-based sekaligus meningkatkan patient engagement, treatment compliance, dan kepercayaan pasien.

Perkembangan regenerative aesthetics menjadi salah satu tema besar dalam summit.

Dr. Samuel Stemi akan membawakan sesi “The Future of Regenerative Aesthetic: Precision Microneedling & Smart Skin Regeneration”, termasuk membahas evolusi regenerative aesthetics, precision microneedling, personalized treatment, clinical protocol, patient selection, hingga pentingnya safety dan clinical consistency.

“Regenerative aesthetics bukan sekadar memperkenalkan treatment baru. Ini tentang memahami bagaimana kulit merespons treatment, bagaimana kita mengontrol proses treatment tersebut, serta bagaimana menciptakan pendekatan regenerasi yang lebih presisi dan personal sesuai kebutuhan setiap pasien.” — Dr. Samuel Stemi, Representative Re:H Curiosis

“Precision dan consistency akan menjadi semakin penting dalam perkembangan regenerative aesthetics. Teknologi harus berjalan bersama clinical protocol yang tepat agar inovasi benar-benar memberikan value bagi pasien maupun bagi praktik klinik,” lanjutnya.

Selain regenerative aesthetics, Beauty World Executive Clinic Growth Summit juga akan membahas perkembangan stem cell science dalam konteks regenerative medicine.

Dr. Adi Wijayanto membawakan sesi “Stem Cell Science, Safety & Regenerative Beauty”. Sesi ini akan mengangkat potensi regenerative medicine, skin regeneration, dan healthy aging, sekaligus membahas perbedaan antara evidence-based regenerative medicine dengan marketing claims.

“Regenerative beauty harus dibangun di atas science, evidence, safety, dan responsible clinical practice. Ketika kita berbicara mengenai stem cell dan regenerative medicine, edukasi menjadi sangat penting agar inovasi tidak berjalan lebih cepat daripada pemahaman klinis dan aspek keselamatan pasien.” — Dr. Adi Wijayanto, Founder Biothera Stem Cell Clinic, Jakarta

Bento

Bento

Penulis · Jejak Media News
Lihat Profil

Penulis di Jejak Media News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *