“Nobar Final Piala Dunia adalah bukti nyata sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, aparat keamanan dan masyarakat. Kalau warga berkumpul, ekonomi ikut bergerak. UMKM yang paling pertama merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi. Ia menilai Festival Rakyat Nusantara memiliki nilai strategis karena mampu menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
“Saya berharap momentum ini semakin menumbuhkan perekonomian Kota Bekasi. Mari kita ramaikan Festival Rakyat Nusantara,” ajaknya.
Apabila tidak terdapat perubahan jadwal, kegiatan nobar Final Piala Dunia FIFA 2026 akan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi, Komandan Kodim 0507/Bekasi Kolonel Arm Krisrantau Hermawan, Kapolres Metro Bekasi Kota beserta jajaran, pengurus KADIN Kota Bekasi, tokoh masyarakat, pelaku usaha, komunitas sepak bola, serta ribuan warga dari berbagai wilayah di Kota Bekasi.
Melalui kegiatan tersebut, Final Piala Dunia FIFA 2026 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan sepak bola dunia, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat, mempererat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui meningkatnya aktivitas pelaku UMKM di Kota Bekasi.
(Sumber/ bekasi-online.com)