“Korupsi merupakan extraordinary crime, sehingga harus ditangani dengan penegakan hukum yang tegas, termasuk apabila pelakunya berasal dari aparat penegak hukum,” tegasnya.
Menurut Heikal, perjalanan menuju Pemilu 2029 juga harus diisi dengan semangat membangun kolaborasi tanpa memperbesar perbedaan antarpartai maupun golongan.
Ia menilai politik seharusnya mengedepankan persatuan, keteladanan dan akhlak, serta tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
“Kami ingin membangun kolaborasi tanpa memandang perbedaan partai maupun golongan. Politik harus mengedepankan persatuan, keteladanan dan akhlak, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” kata Heikal.
Terkait target politik, Heikal menegaskan Partai Ummat ingin meraih kemenangan pada Pemilu 2029 melalui kerja keras, konsolidasi dan kolaborasi yang sehat.
“Target kami adalah meraih kemenangan secara terhormat, melalui kerja keras dan kolaborasi, tanpa harus merusak atau menjatuhkan pihak lain,” pungkasnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Partai Ummat untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan dan akhlak dalam kehidupan politik, serta memperkuat kesiapan organisasi menghadapi dinamika politik nasional menuju Pemilu 2029.
(Nikko)