Program tersebut ditujukan sebagai bentuk apresiasi terhadap marbut yang selama ini menjalankan peran dalam membantu pengelolaan dan kegiatan keagamaan di masjid maupun musala.
Tri Pesyar Baitullah, dari Travel Umrah dan Haji Baraka Mumtaz PT Cahaya Sayyidina Ali, mengatakan persiapan jemaah tidak hanya menyangkut keberangkatan, tetapi juga pemahaman terhadap tata cara ibadah.
“Manasik ini sangat penting karena kami ingin jemaah memahami rangkaian ibadah yang akan dilaksanakan. Mulai dari persiapan keberangkatan, tata cara ibadah di Tanah Suci, sampai dengan tahapan thawaf, sa’i dan tahallul,” ujar Tri. Sabtu (29/8/2026).
Ia mengatakan, pembekalan tersebut diharapkan dapat membuat jemaah lebih siap secara pengetahuan sebelum berangkat.
“Kami berharap seluruh jemaah dapat mengikuti manasik dengan baik, sehingga ketika berada di Mekkah maupun Madinah mereka sudah memahami apa yang harus dilakukan dan dapat menjalankan ibadah dengan lebih tertib,” katanya.
Terkait program bagi marbut, Tri menyebut pihaknya memberikan perhatian khusus kepada para pengurus masjid dan musala.
“Untuk program marbut, dari sekitar 53 masjid dan musala di wilayah Penggilingan, hampir 32 marbut sudah masuk daftar tunggu. Untuk keberangkatan September ini, ada lima marbut yang mendapatkan kesempatan berangkat secara gratis,” ungkapnya.
Menurut Tri, program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi para marbut di lingkungan masyarakat.
Baraka Mumtaz selanjutnya akan terus melakukan persiapan dan pendampingan terhadap calon jemaah menjelang keberangkatan, sehingga seluruh tahapan perjalanan dapat dipersiapkan secara matang.
Travel Umrah dan Haji Baraka Mumtaz
PT Cahaya Sayyidina Ali
SK: 2211230065796003