Kasad juga mengungkapkan bahwa selama tiga tahun terakhir, TNI AD telah membangun lebih dari 3.600 titik sumber air, yang telah memberikan manfaat bagi lebih dari 1,2 juta orang di seluruh Indonesia.
Senada dengan Kasad, Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni P. Joewono menekankan bahwa Bank Indonesia mendukung Program Manunggal Air melalui PSBI sebagai bagian dari komitmennya dalam program lingkungan hidup.
“Program ini didesain dengan sangat baik oleh TNI AD. Kami melihat tiga kekuatan utama dalam program Manunggal Air ini. Pertama, manfaat langsungnya dalam ketersediaan air bersih. Kedua, dampaknya terhadap sektor pertanian dan UMKM. Dan ketiga, sinergi antara Bank Indonesia dan TNI AD, yang meskipun berasal dari bidang yang berbeda, dapat bekerja sama membangun sumber air bersih secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Program Manunggal Air yang dijalankan bersama TNI AD dan Bank Indonesia telah memulai pembangunan fisik sumur air sejak Desember 2024. Infrastruktur sumur pompa air kini telah terealisasi di berbagai wilayah, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Selatan.
Di Mojokerto sendiri, program ini memberikan manfaat langsung bagi 18.391 keluarga atau setara dengan 37.085 jiwa yang kini memiliki akses lebih mudah terhadap air bersih.