Di sisi lain, tokoh agama Ustaz Bambang Agil menambahkan bahwa dukungan yang diberikan tidak hanya bersifat politik, tetapi juga dorongan moral agar kepemimpinan ke depan mampu membawa manfaat luas bagi masyarakat.
Meski demikian, proses pencalonan resmi masih menunggu tahapan Pilkades 2026. Dinamika politik desa diperkirakan akan terus berkembang seiring munculnya figur-figur lain dalam kontestasi tersebut.