Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menjelaskan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan ibadah ini merupakan bagian dari pendekatan teritorial yang menitikberatkan pada kedekatan emosional dan spiritual dengan masyarakat.
“Kami tidak hanya bertugas menjaga wilayah, tetapi juga ingin hadir dalam kehidupan spiritual masyarakat. Kehadiran kami di rumah ibadah adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami ingin mereka tahu, bahwa kami adalah saudara mereka,” ujar Letkol Rahadyan.
Kehadiran prajurit TNI dalam ibadah tersebut disambut hangat oleh jemaat. Dengan mata berkaca-kaca, Pastor Kornelius, pemimpin ibadah, menyampaikan ungkapan terima kasih yang tulus.
“Selamat datang di Kampung Walesi, selamat beribadah. Kami merasa dihormati dan disayangi. TNI datang bukan sebagai penjaga semata, tetapi sebagai saudara seiman. Ini luar biasa,” ujarnya penuh haru.
Selain mengikuti ibadah, Satgas Yonif 521/DY juga membagikan Alkitab, buku bacaan rohani, dan makanan ringan kepada anak-anak gereja. Kegiatan ini menjadi bagian dari misi kemanusiaan dan pendidikan spiritual, dengan pendekatan yang humanis serta menjunjung tinggi nilai kasih, penghormatan, dan kepercayaan antarumat beragama.