Ia juga menyebutkan bahwa Polrestro Bekasi Kota telah membangun tiga Kampung Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai contoh bagi wilayah lainnya. Senada dengan itu, Mayor Inf Yos Hendrik mengingatkan bahaya narkoba sebagai bentuk penjajahan modern yang harus dilawan bersama.
Sementara itu, Ketua Umum BFAD Flavianus Aka menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah dan memberikan dukungan kepada para penyalahguna narkoba.
Ketua Panitia, Linda Wati Wijaya, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan Kota Bekasi yang bersih dari narkoba.
Deklarasi diakhiri dengan penandatanganan deklarasi oleh seluruh peserta, yang isinya antara lain menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, mendukung aparat penegak hukum, dan mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam pencegahan bahaya narkoba.
Kegiatan deklarasi ini merupakan bagian dari peringatan Hari Pahlawan 2024 dan berjalan dengan aman dan kondusif. Kehadiran berbagai pihak, mulai dari kepolisian, Kodim, Dinas Pendidikan, LSM, hingga masyarakat umum, menunjukkan komitmen bersama untuk memerangi narkoba dan mewujudkan Bekasi Bersinar, serta Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).
[Sas/Humas Polrrs Metro Bekasi Kota]