“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Saluran air yang bersih menjadi kunci pencegahan banjir. Kesadaran kolektif ini harus terus dibangun,” ujarnya.
Selain itu, Iwo Suprianto juga memberikan edukasi kepada warga terkait penggunaan Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini yang dapat memberikan sinyal tanda datangnya banjir. Dengan adanya informasi tersebut, diharapkan warga dapat lebih waspada dan siap menghadapi potensi bencana.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat mitigasi bencana berbasis masyarakat, sekaligus wujud sinergi antara LPM, pemerintah kelurahan, dan BPBD Kota Bogor dalam menciptakan lingkungan yang aman serta tanggap terhadap risiko banjir.
(TB Murod Hasanuddin)