Terkait tuduhan penjarahan, Kapendam menegaskan bahwa tidak ada prajurit yang melakukan tindakan tersebut.
“Kami telah melakukan penelusuran internal, dan hasil sementara menunjukkan tidak ada indikasi penjarahan. Namun demikian, kami tetap membuka ruang untuk laporan tambahan jika ada bukti baru dari masyarakat,” tambahnya.
Kodam I/Bukit Barisan juga memahami kekecewaan yang dirasakan oleh warga yang mengalami kerusakan kendaraan.
“Kami turut prihatin atas kerugian yang dialami dan menghargai proses mediasi yang telah dilakukan. Komitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini secara damai tetap menjadi prioritas kami,” kata Kapendam.
Lebih lanjut, Kodam I/Bukit Barisan menegaskan bahwa memang ditemukan barang bukti yang diduga terkait narkoba di lokasi kejadian.