Dari sisi sosial, pelaksanaan puasa mendorong tumbuhnya solidaritas antarumat melalui kegiatan berbagi, sedekah, buka puasa bersama, serta pelaksanaan shalat Tarawih.
Kebiasaan tersebut memperkuat kepedulian sosial dan menjaga nilai-nilai agama serta budaya di tengah masyarakat.
Selain itu, puasa juga memiliki fungsi kesehatan, antara lain memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan, membantu pengaturan pola makan, serta berdampak pada kestabilan emosi dan peningkatan kesadaran diri.
Ketua Kampung Tangguh Bebas Narkoba, RD Helmi A Halim, menyatakan bahwa Ramadan harus dijadikan titik balik perbaikan perilaku dan gaya hidup masyarakat.
“Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperkuat iman, disiplin diri, dan kepedulian sosial. Semangat menahan diri dalam puasa selaras dengan semangat menjauhi narkoba dan perilaku merusak. Kami mengajak seluruh warga menjadikan bulan suci ini sebagai awal membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas narkoba,” ujarnya. Rabu (18/2/2026).