Habib Luthfi menekankan bahwa perbedaan keyakinan tidak boleh dijadikan alasan untuk saling mencurigai atau memecah belah.
Menurutnya, keberagaman adalah anugerah Tuhan yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati dan kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam konteks kebangsaan, Habib Luthfi mengingatkan bahwa tantangan bangsa ke depan tidak semakin ringan. Oleh karena itu, persaudaraan dan kerukunan lintas iman harus terus diperkuat sebagai fondasi stabilitas sosial dan nasional.
“Kalau umat beragama rukun, negara aman. Kalau negara aman, pembangunan berjalan. Kerukunan itu bukan hanya urusan agama, tetapi urusan masa depan bangsa,” tegasnya.
Kehadiran Habib Luthfi dalam Bhakti Lintas Agama 2026 menjadi simbol kuat persatuan lintas iman. Tausiah kebangsaannya disambut khidmat oleh peserta yang berasal dari berbagai latar belakang agama, tokoh masyarakat, aparat TNI-Polri, serta unsur pemerintah daerah.