“Birokrasi akan maju kalau imbas rotasi-mutasi ini membuat lebih banyak pejabat yang senang daripada yang kecewa. Sesimpel itu,” ujarnya sambil tersenyum.
Lebih lanjut, Frits menyampaikan keyakinannya bahwa pejabat-pejabat yang baru dilantik merupakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing.
“Saya yakin mereka ini orang-orang pintar. Tapi harapan saya, jangan sampai kepintaran itu justru dipakai untuk ‘memintari’ masyarakat. Jadilah pelayan publik yang benar-benar bekerja untuk kemajuan Kota Bekasi, bukan sekadar menjadi bos di posisi baru,” tegasnya.
Frits berharap, langkah rotasi-mutasi yang dilakukan Wali Kota Tri Adhianto dapat menjadi awal dari birokrasi yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
(Ben)