Ade juga menampik seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia menyatakan tidak pernah terlibat dalam perbuatan asusila, baik secara tertulis maupun lisan. Meski demikian, ia dan tim hukumnya siap menghadapi proses hukum apabila memang terdapat bukti sah yang membenarkan tuduhan tersebut.
“Kami tidak akan gentar menghadapi proses hukum jika memang ada bukti yang sah. Tapi bila tidak ada, maka ini adalah fitnah dan perbuatan tidak menyenangkan, dan Insya Allah akan ada akibat hukumnya,” ujarnya.
Sebagai penutup, Ade menyampaikan pesan moral bahwa kebenaran akan terungkap seiring berjalannya waktu.
“Siapa yang mendzalimi, maka ia wajib membuktikan. Kami percaya, kebenaran akan menemukan jalannya,” pungkasnya.
Kasus ini masih menjadi perhatian publik, dan pihak Ade Efendi Zarkasih memastikan akan terus mengawal proses hukum demi membersihkan nama baiknya.
(Red/*)