Kamis, 30 Juli 2026
TNI POLRI 2 menit baca

Perkuat Sinergi dan Diplomasi Perbatasan, TNI dan TDM Resmi Tutup Patroli Terkoordinasi Seri 1 Tahun 2026 di Pos Gabma Lubuk Antu

Setelah sukses menyusuri dan mengamankan patok-patok batas negara di sepanjang garis perbatasan RI-Malaysia, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad bersama Batalion ke-11 Rejimen Askar Melayu Diraja (11 RAMD) Tentara Darat Malaysia secara resmi menutup Kegiatan Patroli Terkoordinasi (Patkor) Siri 1 Tahun 2026. Acara penutupan dipusatkan di Pos Gabma Lubuk Antu, Sarawak, Malaysia, Rabu (29/07/2026).
Foto.Dok Istimewa

Sarawak, jejakmedianews.com – Setelah sukses menyusuri dan mengamankan patok-patok batas negara di sepanjang garis perbatasan RI-Malaysia, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad bersama Batalion ke-11 Rejimen Askar Melayu Diraja (11 RAMD) Tentara Darat Malaysia secara resmi menutup Kegiatan Patroli Terkoordinasi (Patkor) Siri 1 Tahun 2026. Acara penutupan dipusatkan di Pos Gabma Lubuk Antu, Sarawak, Malaysia, Rabu (29/07/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan hangat rombongan delegasi di ruang transit Pos Gabma Lubuk Antu. Kegiatan penutupan tersebut dihadiri oleh Kasiops Kolakopsrem 121/ABW Letkol Inf Anggun Wuryanto, S.H., M.Han., Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M., serta jajaran perwira dari kedua belah pihak.

Amanat penutupan kegiatan disampaikan langsung oleh Ketua Staf OPLAT 3 Bgd TDM, Lt Kol Marzuki bin Md Yusof. Dalam amanatnya, beliau mengapresiasi tinggi dedikasi, profesionalisme, serta semangat kebersamaan seluruh prajurit Yonarmed 13/Nanggala dan 11 RAMD selama melaksanakan patroli bersama di medan perbatasan. Pelaksanaan patroli terkoordinasi ini terbukti efektif menjaga kestabilan keamanan, mencegah berbagai aktivitas ilegal transnasional, serta memastikan kondisi patok batas negara tetap aman dan presisi.

Suasana keakraban dan kemanunggalan prajurit dua negara sahabat semakin bergemuruh saat penutupan acara diakhiri dengan peragaan yel-yel gabungan penuh semangat dari prajurit TNI dan TDM. Gemuruh yel-yel tersebut menjadi simbol kokohnya tali persaudaraan, profesionalisme, dan sinergi militer antarnegara tetangga dalam menjaga kedaulatan di kawasan perbatasan darat.

(Yonarmed 13 Nanggala Kostrad)

READ  Turun Mandei Begawi Festival 2026, Pangdam XXI/RI Resmi Jadi Keluarga Adat Lampung

Bento

Bento

Penulis · Jejak Media News
Lihat Profil

Penulis di Jejak Media News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *