GARUT, jejakmedianews.com – Masyarakat Kampung Cimalaka, RT 001/RW 006, Desa Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, menggelar peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitussurur, Kamis (30/7/2026).
Pembangunan rumah ibadah tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan Islam, dan pembinaan generasi Qurani.
Pembangunan Masjid Baitussurur diprakarsai oleh Ust. H. Muhammad Mansur Alfatih, A.Md.T., S.Pd.I., yang dikenal sebagai seorang profesional di bidang teknik telekomunikasi sekaligus aktif berdakwah dan mengembangkan pendidikan Islam di tengah masyarakat.
Menurutnya, kesuksesan tidak hanya diukur dari pencapaian karier, tetapi juga dari sejauh mana ilmu, tenaga, dan rezeki dapat memberikan manfaat bagi umat.
Berangkat dari kepedulian terhadap pendidikan agama, Muhammad Mansur merintis Majelis Dzikir dan Sholawat Darussurur Alfatih pada 2022 sebagai wadah syiar Islam, pembinaan akhlak, serta penguatan ukhuwah Islamiyah.
Selanjutnya, ia mendirikan Madrasah Darussurur Alfatih Garut sebagai tempat anak-anak mempelajari Al-Qur’an, aqidah, ibadah, dan akhlak.
“Pendidikan agama merupakan investasi terbaik untuk membangun generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah. Teknologi dapat menghubungkan manusia dengan manusia, tetapi ilmu agama menghubungkan manusia dengan Rabb-nya,” ujarnya.
Masjid Baitussurur nantinya tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an, majelis ilmu, pembinaan karakter generasi muda, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan peletakan batu pertama dihadiri para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur Pemerintah Kecamatan Wanaraja, Koramil Wanaraja, pimpinan lembaga pendidikan Islam, para guru ngaji, santri, dan ratusan warga.